Hukum & Kriminal

Siong Minyak Milik “RD” di Seruwe Diduga Kebal Hukum

BELAWAN, metro24Jam.news: Gudang minyak yang berada di Jl KL Yos Sudarso, tepatnya depan RS Baktiar Jafar masuk simpang Jalan Seruwe, Kecamatan Medan Labuhan, seakan kebal hukum.

Pasalnya, gudang milik berinisial RD diduga menjadi tempat penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal dan minyak olahan dari Aceh Peurelak.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, warga resah mengingat kawasan tersebut padat rumah pemukiman warga yang rawan akan kebakaran.

Modus operandi gudang itu terbilang halus dan mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak tertentu, kejahatan ekonomi itu belum tersentuh aparat penegak hukum (APH) negara ini.

“Gudang ini dulu tempat minyak siong mobil tangki, sempat redup dan sekarang sudah ada juga minyak olahan dari minyak asal Aceh Perlak. Tapi belakangan aktif lagi namun pengusahanya berganti pakai nama Sulis,” kata Silalahi warga Labuhan.

Diduga, minyak solar yang masuk ke gudang itu adalah hasil penggelapan peruntukan dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pantau wartawan di lokasi, Sabtu (5/4/24), terlihat mobil tangki biru putih ukuran 8000 liter masuk ke dalam gudang untuk membongkar muatannya ke gudang tersebut.

Untuk meringankan harga produksi, minyak itu dicampur dengan minyak solar asal Aceh atau hasil pengeboran minyak ilegal.

Setelah tercampur, minyak itu dijual kepada beberapa pengusaha kapal perikanan dan industri diberbagai daerah dengan harga diatas minyak bersubsidi dan dibawah minyak non bersubsidi.

“Kami resah dengan keberadaan gudang itu karena standart operasional pengamanan (SOP) gudang itu tidak sesuai. Itu sebabnya kami berharap gudang itu segera ditutup,” ujar Silalahi.

Menurut Silalahi, gudang itu rawan terhadap kebakaran terutama saat cuaca panas seperti sekarang ini. Mengingat banyak rumah penduduk yang mudah terbakar di sekitar gudang itu. “Yang pasti gudang itu tidak bayar pajak dari usahanya,” ungkap Silalahi.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban, ketika dikonfirmasi terkait hal itu enggan memberikan komentar, seperti sebelumnya ketika konfrensi pers dengan lantang akan menindak mobil tangki yang kencing dan gudang penimbunan minyak ilegal.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Iptu Noer, mengatakan pihaknya akan segera menindak lanjuti informasi tersebut. “Terima kasih infonya, kami akan tindak lanjuti,” jelasnya. (Faqih)

 

Related Articles

Back to top button