Hukum & Kriminal

Istri Pembakar Suami di Tanjung Morawa Terancam 20 Tahun Penjara

DELI SERDANG, metro24jam.news: Istri pembakar suami, Hisyam Surya Maey alias Hisyam (22) terancam hukuman 20 tahun penjara.

Sebab, ibu rumah tangga warga Dusun VI Desa Medan Sinembah Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang tersebut tega membakar suaminya Jurdhi (21) hingga tewas.

Hisyam kesal karena suaminya sering main warnet. Peristiwa mengenaskan yang mengakibatkan korban tewas itu terjadi di Pasar XV Dusun VIII Desa Medan Sinembah Kecamatan Tanjung Morawa, Jumat (3/2/24) di sore.

Hal ini terungkap dalam pres release yang diterima wartawan, Selasa (12/2/24).

“Peristiwa bermula ketika pelapor Andri Bilana abang korban datang ke rumah korban mengendarai sepeda motor,” ujar Kapolresta Deli Serdang Kombes Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Plt Kasat Reskrim AKP Natanail Sitepu dalam pres relisnya.

Lalu pelaku, lanjut Natanail, meminjam sepeda motor Andri Bilana dengan maksud mencari korban.

Lantas, Andi Bilana memberikan sepeda motornya dan pelaku pergi bersama Refti Ameliani yang merupakan adik pelapor.

Begitu pelaku mengetahui keberadaan korban, maka Refti Ameliani diantar ke rumah dan diturunkan pelaku.

“Selanjutnya pelaku pergi lagi mengendarai sepeda motor dan beberapa menit kemudian pulang dan mengatakan kepada pelapor jika adiknya bernama Jurdhi yang juga merupakan suami pelaku telah dibakar di warnet. Mendengar itu, pelapor mendatangi warnet dan saat tiba di warnet, pelapor melihat korban telah basah kuyup dan terbakar,” jelas Plt Kasat Reskrim.

Selanjutnya, sambung Natanail, pelaku melaporkan ke Polresta Deli Serdang sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B/113/II/2024/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumut tanggal 8 Februari 2024 dan pelapor atas nama Andri Bilana.

“Dari pengakuan pelaku, dia membakar korban karena kesal korban sering main warnet,” jelasnya.

Pelaku dijerat Pasal 44 ayat (3) UU RI No 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Pasal 338 atau Pasal 187 atau pasal 351 ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun dan atau 20 tahun penjara. (hendra sembiring)

 

Related Articles

Back to top button