Internasional

Selundupkan 63 Orang dari Malaysia ke Indonesia, Nahkoda Kapal Terancam 15 Tahun

MEDAN, metro24jam.news: Seorang nahkoda kapal berinisial MZ alias Rembo (43) berhasil diamankan petugas Imigrasi klas I Khusus TPI, Medan, terkait penyeludupan orang.

Pelaku MZ alias Rembo diduga melakukan penyeludupan 67 orang warga Indonesia dari Malaysia ke Indonesia. Ke 67 orang tersebut masuk ke Indonesia secara ilegal dengan mengunakan perahu dan diamankan pada bulan Januari 2024.

“Bahwa kasus ini berawal pada 10 Januari 2024 dimana adanya perahu yang mendarat di wilayah pantai Kuala putri, Serdang Bedagai sekitar pukul 05:00 Wib,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sumut, Jahari Sitepu, Senin (5/2/24) di Kantor Imigrasi Klas I khusus TPI Medan, Jalan Gatot Subroto, Kita Medan.

Perahu tersebut, lanjutnya membawa penumpang sebanyak 67 orang. Atas informasi tersebut pihak kepala seksi Intelijen Keimigrasi Kelas I Khusus TPI melakukan penyidikan dan berkoordinasi dengan Polres Serdang Bedagai.

Dari hasil penyidik imigrasi menemukan dari 67 orang penumpang, 63 orang telah diserahkan ke BP3MI untuk dikembalikan ke asalnya, karena sebagian besar dari penumpang tersebut berasal dari luar Sumatera Utara.

“Sementara itu, 5 orang penumpang beserta barang bukti seperti paspor palsu, telepon genggam, dan kapal nelayan di serahkan kepada imigrasi,” terang Jahari.

Sementara itu, Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Johanes Fanny Satria mengatakan MZ alias Rembo sebelumnya seorang nelayan dan telah melakukan penyeludupan manusia dari Malaysia ke Indonesia sebanyak 4 kali dengan upah yang dia terima sebesar Rp.6.500.000.

Atas perbuatannya itu MZ alias Rembo dijerat dengan pasal 120 ayat (1) Undang-Undang nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian Jo. pasal 56 ayat (1) ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun dan maksimal 15 tahun serta denda minimal Rp500 juta dan maksimal Rp 1,5 miliar.

“Berkas perkara telah dinyatakan lengkap dan akan segera diserahkan ke Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai,” ucapnya.

Pengungkapan kasus penyelundupan orang ini juga dihadiri oleh Torang Pardosi (Kepala Seksi Informasi dan komunikasi keimigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan), Ketut Satria (PLT. Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor imigrasi kelas I Khusus TPI Medan), Cut Ana Darmawan (Kepala Sub Bidang Informasi keimigrasian), MHD Jahari Sitepu (Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara), Johanes Fanny C.A. (Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan), Jordi Moses Nainggolan (Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai), Iptu Bontor Desmon Sitorus (Kanit Tipiter Polres Serdang Bedagai). (Wan Ogap)

Related Articles

Back to top button