Pasang Telinga

Anggota DPRD Deli Serdang Wastiana Harahap Sosper di Pantai Labu

DELI SERDANG, metro24jam.news: Anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Demokrat Dra Wastianna Harahap MAP mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2023 tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Sabtu (3/2/24).

Sosialisasi yang dilaksanakan di rumah Ketua Ranting Demokrat Desa Denai Lama, Marni dihadiri Sekretaris Desa Denai Lama Mesdianto, Ketua Demokrat Pantai Labu Usman Efendi, Ketua Demokrat Kecamatan Beringin Dadang, tokoh agama serta seratusan warga desa.

Di hadapan warga yang hadir, anggota dewan yang pernah menjadi Kadis Pendidikan Deli Serdang itu berharap kepada orang tua untuk dapat memperhatikan anak-anaknya yang sudah dewasa serta mengawasi agar jangan sampai terlibat penyalahgunaan narkoba dan kejahatan lainnya.

Ditambahkan anggota dewan dari partai berlambang merci tersebut bahwa saat ini banyak terjadi kenakalan remaja seperti begal, curanmor dan lainnya muaranya karena penyalahgunaan narkoba.

“Oleh karena itu perlu pengawasan kita agar anak -anak jangan sempat terlibat. Yang mana nantinya bisa merugikan diri sendiri maupun orang banyak. Mari kita jaga anak-anak kita agar jangan terlibat narkoba yang menjadi musuh negara,” beber Wastiana yang akan maju menjadi caleg DPRD periode berikutnya.

Sementara dalam sambutannya, Sekretaris Desa Mesdianto mengucapkan terima kasih atas kehadiran anggota DPRD Deli serdang Wastianna Harahap ke desanya dalam rangka sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2023.

Mesdianto pun menerangkan kepada warga bahwa anggota dewan Wastiana Harahap sudah berulang kali datang ke desanya saat menjadi Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang.

“Berkat perjuangannya Desa Denai Lama bisa maju di bidang pendidikan,” bilang Sekdes Mesdianto.

Disebutkan Sekdes, dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat Denai Lama mengerti bahaya tentang penyalahgunaan narkoba. “Sehingga masyarakat dapat menjauhinya,” tutup Mesdianto. Sosialisasi berjalan dengan suasana kekeluargaan.(hendra sembiring)

Related Articles

Back to top button