Pendidikan

Sekretaris Disdik Deli Serdang Bantah Potong Bantuan PKBM

DELI SERDANG, metro24jam.news: Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Yusnaldi membantah jika dirinya memotong dana bantuan perangkat sekolah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Menurutnya, yang menangani masalah tersebut adalah bawahannya di Bagian Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Penjelasan tersebut disampaikan Yusnaldi, mantan Wakil Kasek SMA Negeri Lubuk Pakam itu di ruang kerjanya, Jumat (19/1/24) sore.

“PKBM ini pengawasannya di Bagian Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal. Kepala Bidangnya Saut MT Situmeang. Saya fokus membidani Inovasi Demi Sepeda Bagus Top 99 Tahun 2023,”jelas Yusnaldi.

Iapun membenarkan bahwa penghargaan Inovasi Top 99 Tahun 2023 yang keenam kalinya diraih Pemkab Deli Serdang mendapat bantuan dana Rp 8 Miliar lebih dari pemerintah pusat.

“Dan pengelolaan dana tersebut ditangani oleh PAUD. Mereka juga telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ungkap Yusnaldi. Punbegitu, sejumlah PKBM di Deli Serdang meragukan penjelasan Yusnaldi.

Menurut mereka, bantuan alat sekolah yang diterima tidak sesuai dengan ketentuan. Misalnya, sepasang sepatu tertulis Rp 500 ribu namun yang diterima sepatu seharga Rp 250 ribu. Begitu juga dengan tas dan seragam sekolah.

“Dan kita (PKBM) telah diperiksa oleh BPK. Maka kita tau jika barang-barang yang didistribusikan ke PKBM tidak sesuai ketentuan,” ujar sejumlah pemilik PKBM dan minta identitas mereka dirahasiakan karena khawatir mereka akan mendapat kesulitan setelah kasus ini mencuat kepermukaan.

“Belanja barang itu punyanya sekdis. Gak ada sangkut pautnya sama PAUD. Apalagi raihan inovasi Top 99 itu kan inisiatornya sekdis bukan yang lain. Sekdis merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bukan Kabid Pembinaan PAUD,”tambah pemilik PKBM. (hendra sembiring)

 

Related Articles

Back to top button