Ekonomi

Natal, Permintaan Darah Ayam Kampung Meningkat

DELI SERDANG, metro24jam.news: Pembeli ayam kampung pada Hari Natal minta agar darahnya ditampung kepada pedagang ayam di Pajak Delimas Lubuk Pakam, Senin (25/12/22).

Akibatnya pedagang kewalahan melayaninya. Karena biasanya darahnya langsung dibuang saat ayam dipotong.

“Repot juga bang. Karena kebanyakan, pembeli ayam kampung minta darah ayamnya yang dipotong ditampung dan dibawa pulang bersama daging ayam yang dibelinya,” ujar Rudi pekerja di lapak ayam potong dan ayam kampung Pajak Delimas.

Punbegitu, Rudi mengaku tidak tau persis kegunaan dari darah ayam tersebut. “Kalau kita masak ayam kampung untuk ritual adat harus ikut darah ayamnya. Kalau tidak kurang pas rasanya,” ujar Boru Tindaon wartawan usai membeli ayam kampung di lapak Bu Anda Pajak Delimas.

Sejumlah pedagang ayam di Pajak Delimas Lubuk Pakam mengalami kenaikan penjualan ayam kampung.

“Memang ada juga yang beli ayam potong tapi tidak banyak. Tapi pada Hari Natal ini kebanyakan warga masyarakat beragama Nasrani membeli ayam kampung,” jelas pedagang perempuan yang menolak menyebut nama.

Pedagang itu juga menolak merinci seberapa banyak ayam kampung yang terjual di tempatnya pada Hari Natal ini.

“Pastinya lumayan, pak. Hampir seratus ekor ayam potong habis terjual sehari ini,”bilang pedagang berjilbab tersebut.(hendra sembiring)

Related Articles

Back to top button