Hukum & Kriminal

Terjadi di Sipisopiso, Tanah Milik Apul Manihuruk Dibangun Iwan Sihaloho

TANAH KARO, metro24jam.news: Setelah pagar tanah milik Apul Manihuruk dirusak, yang diduga dilakukan oleh Iwan Sihaloho dan kawan –kawan, kini pelaku langsung membangun rumah di lokasi tersebut.

Padahal proses perusakan pagar masih dalam lidik Pihak Polres Tanah Karo. Pun demikian mereka tetap membangun rumah yang diduga dibekkap salah seorang aparat yang selalu berjaga jaga di lokasi itu.

Hal ini dikatakan Apul Manihuruk kepada metro24jam.news, Jumat (15/12) di halaman Polres Tanah Karo. Lanjut dikatakannya, kalau tidak ada soerang aparat di lokasi itu, saya pastikan mereka tidak akan berani membangun rumah di lahan saya itu.

“Karena setelah mereka melakukan pengrusakan pagar kawat duri sejumlah orang diturunkan melihat setuasi lokasi, nyaris bentrok dengan mereka, karena si aparat ngotot terus sehingga pertikaian pun masih dapat dihindari,” katanya.

Yang saya inginkan sambung Apul, wartawan mengkonfirmasi aparat itu apa tugasnya di Sipiso piso, sehingga selalu ada di lokasi tersebut.

“Kasus perusakan telah ditangangi Polres Tanah Karo, biarkan mereka bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku di negara ini,” pintanya.

“Saya menuntut karena ada dasar hukum saya, kalau Iwan Sihaloho merasa memiliki, itu hak dia, ini kan tahap proses hukum, jangan saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, mereka pergi langsung membangun rumah di lahan itu, ini kan terkesan “kebal hukum”,” sebut Apul Manihuruk.

“Jangan –jangan karena ada aparat sehingga berani membangun rumah di lokasi itu, hati ini pun penuh tanya,” kesal Manihuruk.

Aparat yang dikatakan Apul Manihuruk, dikonfirmasi metro24jam.news, melalui Wats Appnya, Kamis (14/12) mengatakan, “Saya tugas pengamanan di Sipiso-piso, masalah perusakan pelarangan pemagaran oleh orang tidak bertanggungjawab itu bukan pengrusakan, yang melarang sipemilik lahan. Saya disitu untuk menjaga agar tidak terjadi keributan sembari mengatakan dari mana dapat nomor saya,” tanya dia. (kornelius depari)

 

Related Articles

Back to top button