Travel

Studi Tiru Ratusan Kades Deli Serdang ke Lombok Juga Bawa Honorer Dinas PMD

DELI SERDANG, metro23jam.news – Study tiru dan bimbingan teknis (Bimtek) ratusan kepala desa (Kades) se Kabupaten Deli Serdang ke Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat juga mengikutsertakan camat dan Kasi Pembangunan di setiap kecamatan.

Selain itu Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Deli Serdang juga dibawa. Karena jumlah kades di Deli Serdang mencapai 380 orang dari 22 kecamatan maka keberangkatan dibagi menjadi dua gelombang.

Keberangkatan pertama 11 kecamatan pada tanggal 6 hingga 11 Desember. Mereka di sana selama 5 hari, 4 malam. “Kami dari gelombang pertama, pulang dari Lombok, Senin (11/12/23),” ujar sejumlah kepala desa ketika dikonfirmasi, Senin (11/12/23).

Sementara keberangkatan kedua juga 11 kecamatan sejak Minggu (10/12/23) dan direncanakan kembali Jumat (15/12/23). Keberangkatan gelombang pertama dan kedua menggunakan pesawat Lion Air menginap di Hotel Lombok Raya Mataram.

“Kami berangkat semalam. Dan sekarang sudah di Lombok,” jelas M Kariman Kades Perbarakan Kecamatan Pagar Marbau. Kariman merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Deli Serdang  menggantikan Ketua lama Azeman Kades Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa.

Namun M Kariman menolak memberi penjelasan lebih lanjut kepada wartawan karena beralasan dirinya bukan panitia. “Panitianya H Sumantri. Ketua hubungi aja beliau,” tulis Kariman melalui whatsApp. Sementara H Sumantri tidak merespon saat dikonfirmasi.

Terungkapnya keikutsertaan camat, kasi pemerintahan kecamatan, ASN dan honorer Dinas PMD Deli Serdang ke Lombok bersama ratusan kades berdasarkan upload foto mereka di media sosial.

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Bina Pemerintahan Desa Dinas PMD Kabupaten Deli Serdang, Simson Tambunan juga tidak merespon.

Adapun 11 kecamatan yang tergabung dalam keberangkatan gelombang kedua meliputi Kecamatan Batang Kuis, Beringin, Galang, Deli Tua, Labuhan Deli, Lubuk Pakam, Pagar Marbau, Pantai Labu, Patumbak, Percut Seituan dan Kecamatan Tanjung Morawa.

Sedang Kecamatan Gunung Meriah, STM Hilir, STM Hulu, Namorambe, Sibolangit, Kutalimbaru, Pancur Batu, Biru Biru, Bangun Purba, Hamparan Perak dan Kecamatan Sunggal masuk dalam gelombang pertama.

Diberitakan sebelumnya, keberangkatan study tiru ke Lombok disambut suka cita oleh ratusan kades di Deli Serdang. Mereka pun mengaku kegirangan.

Biaya kepergian para kades mencapai Rp 20 juta per orang diambil dari Anggaran Dana Desa (ADD). Ada sebanyak 380 desa di Deli Serdang. Jika seluruh kades ikut maka total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 7,6 milar.

Kepergian mereka ditanggungjawabi oleh masing-masing Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan se-Kabupaten Deli Serdang.

Mereka sudah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk memfasilitasi kegiatan study tiru dan bimtek dengan Lembaga Pengembangan Masyarakat Daerah (LPMD) yang berpusat di Ciledug, Kota Tangerang. Kepergian kades pun dibagi menjadi dua gelombang. Masing-masing 11 kecamatan.

Bimbingan Teknis dan Study Tiru yang dilaksanakan bertemakan, “Penyelenggaran Pemerintahan Desa yang Baik dan Pendapatan Asli Desa Guna Peningkatan Perekonomian Desa serta Percepatan Pencapaian SDGS Desa Sesuai dengan Tematik Pengelolaan Keuangan Desa”.

Namun para kades berpendapat kepergian mereka ke Lombok merupakan plesiran (jalan-jalan) yang dibungkus dengan kegiatan Bimtek dan study tiru. (hendra sembiring)

 

Related Articles

Back to top button