Buka Mata

Lantik 130 Pejabat, Bobby Nasution: Jangan Sampai Masyarakat Tidak Kenal Camat dan Lurah

MEDAN – Di hadapan 130 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemko Medan yang baru dilantik di halaman Tengah Balai Kota Medan, Senin (4/12), Wali Kota Medan Bobby Nasution menekankan untuk menjalankan tugas yang diamanahkan di tempat baru dengan profesional. Kemudian, bersama seluruh rekan kerja dapat memenuhi atau mencapai target yang telah ditetapkan.

Ada pun 130 pejabat yang dilantik itu di antaranya Chandra Dalimunthe yang sebelumnya Camat Medan Johor dilantik menjadi Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekda Kota Medan, Syarifuddin menjadi Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kota Medan.

Alexander Sinulingga yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dilantik menjadi Sekretaris Bappeda Kota Medan. Selanjutnya, Sekcam Medan Denai Arafat Syam dilantik menjadi Camat Medan Petisah. Kemudian, Andry Febriansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Sekcam Medan Amplas dilantik menjadi Camat Medan Johor.

Khusus kepada camat dan lurah sebagai ujung tombak Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, menantu Presiden Joko Widodo ini berpesan untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai masyarakat tidak mengenal camat dan lurahnya sebagai yang melayani mereka!” tegas Bobby Nasution.

Selain itu, kata Bobby Nasution, camat dan lurah juga harus mengetahui potensi yang dimiliki wilayahnya, baik itu ekonomi, sosial maupun potensi lainnya. “Semua potensi itu harus diketahui dan digali. Kemudian, kenalkan masyarakat dengan seluruh program-program Pemko Medan dan ajak mereka untuk mensukseskan seluruh program tersebut,” ungkapnya.

Tidak itu saja, bilang Bobby Nasution, camat dan lurah juga harus mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan ekonomi dan digital. Termasuk, mensukseskan program baru Pemko Medan yakni Tangan Berkah yakni kegiatan mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpan informasi tentang jumlah penduduk, karakteristik sosial, ekonomi dan demografis dalam wilayah Kota Medan yang pelaksanaannya dilakukan oleh Kepling.

“Program Tangan Berkah ini harus disukseskan. Semua potensi, kendala dan problem di wilayah harus kita fahami dan ketahui guna menyelesaikan persoalan yang ada. Jadi keberhasilan program Medan Satu Data ada di tangan camat dan lurah. Jadi, tolong ini benar – benar disukseskan,” pesannya.

Menyikapi tahun politik saat ini, camat dan lurah juga diminta untuk senantiasa menjaga kekondusifitas Kota Medan agar tetap adem dan guyub. Sedangkan pejabat yang dilantik untuk Dinas Kominfo Kota Medan, menantu Presiden Joko Widodo ini mengingatkan untuk membantu meluruskan informasi-infomasi yang banyak melenceng dan disinformasi tentang program-program Pemko Medan.

“Saya minta pejabat yang baru dilantik di Dinas Kominfo itu agar lebih aktif lagi untuk menyampaikan infomasi yang benar tentang program-program Pemko Medan,” ujarnya mengingatkan.

Terakhir, orang nomor satu di Pemko Medan dalam pelantikan yang turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ferry Ichsan, Inspektur Sulaiman Harahap, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan Sutan Tolang Lubis serta Staf Ahli, Wali Kota kembali menekankan kepada para pejabat yang dilantik agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dan korupsi dalam menjalankan jabatan maupun tugas-tugasnya.

Sebelum menutup arahannya, Bobby Nasution mengingatkan kepada pejabat yang dilantik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kecamatan dan kelurahan untuk tidak melakukan pemalsuan data diri untuk mendukung human trafficking. Sebab, ia mengaku dalam beberapa hari mendapatkan informasi adanya pemalsuan data diri.

“Informasi tersebut sedang kita cross check. Meski demikian jadikan informasi tersebut sebagai pembelajaran diri. Tolong hal-hal seperti ini tidak dibantu, sebab pemalsuan data diri termasuk tindakan kriminal,” pungkasnya. (rel)

Related Articles

Back to top button