Berdikari

Anak Ganjar Pranowo Bagi Pengalaman Bisnis-Esports kepada Pemuda

JAKARTA – Muhammad Zinedine Alam Ganjar, Putra Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo menghadiri acara Z Creative Talk di Balai Sartika, Buah Batu, Bandung, Selasa (28/11). Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber inspiratif pengusaha muda dan ribuan audiens.

Alam Ganjar berbagi pengalamannya dalam berorganisasi, informasi terkait bisnis di usia muda, dan bagaimana peran pemuda untuk menangkap peluang usaha di industri ekonomi kreatif yang tengah berkembang di Indonesia saat ini.

Menurut Alam, untuk memulai bisnis bukan hal yang mudah bagi generasi muda. Tetapi, ia meyakini apabila generasi muda mau bergerak dan melakukan hal-hal produktif, keberhasilan dalam memulai usaha merupakan hal yang cukup rasional.

“Harus mulai dari diri sendiri dengan kegiatan yang positif apapun itu, seperti mengikuti perlombaan ataupun organisasi. Dengan berjalannya waktu, support system seperti relasi keterampilan akan semakin berkembang,” ujar Alam Ganjar dalam keterangan tertulis, Selasa (28/11/23).

Dalam sesi tanya jawab, berbagai pertanyaan dan usulan pun muncul. Salah satunya usulan dari mahasiswa bernama Faisal yang mendorong agar Alam membuat akun TikTok dan YouTube pribadi untuk membagikan pengalaman dan wawasannya kepada generasi muda Indonesia.

“Mas Alam kan jadi trending topik di media sosial, apakah ada usulan untuk membuka akun media sosial diluar Instagram, seperti TikTok atau YouTube untuk sharing pengetahuan?” tanya Faisal.

“Bisa jadi pertimbangan ke depannya saya akan buka channel TikTok dan YouTube untuk berbagi informasi yang bermanfaat kepada teman-teman,” jawab Alam.

Alam yang juga CEO Pigmy Esports dan Ketua Harian di Indonesia Esports Association (IESPA) juga berbagi pengalamannya seputar dunia gim daring tersebut. Dirinya mengaku mendapatkan sejumlah tantangan seperti mencari bakat-bakat muda, hingga keberhasilannya dalam mengirimkan atlet Esports perwakilan Indonesia di kejuaraan internasional.

“Menjaring atlet daerah lewat beberapa warkop, kemudian membimbing atlet yang memiliki potensi melalui organisasi Esports. Pada akhirnya berhasil lolos PMPL (PUBG Mobile Pro League) dan mengirimkan dua atlet di SEA Games,” pungkasnya. (sumber: detik.com)

 

Related Articles

Back to top button