Pasang Telinga

Sekretaris MUI Langkat Raih Gelar Doktor Hukum Islam

Usia 3 Tahun Menjadi Yatim, Tidak Berputus Asa Meraih Cita

LANGKAT – Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat Ishaq Ibrahim berhasil meraih gelar Doktor Hukum Islam, setelah berhasil mempertahankan disertasi lalu diwisuda oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof.Dr. HJ. Nurhayati,M.Ag berlangsung di Gedung H.Arsyad Thalib Lubis UINSU jalan Sutomo Ujung Medan, Sabtu (18/11).

Ishaq Ibrahim yang biasa di sapa Pak Is diwisuda bersama Kepala Bidang Haji Kantor Wilayah Kementrian Agama Sumatera Utara (Kabid Haji Kanwil Kemenag SU) Dr.H.Zulfan Efendi,MA ini menyampaikan rasa syukur tak terhingga atas nikmat dan karunia Allah yang begitu besar.

Proses penyelesaian meraih predikat doktor tidak mudah, namun dirinya mendapat dukungan dari banyak pihak. Keberhasilan yang ia peroleh tidak terlepas dari dukungan serta doa keluarga tercinta serta teman sejawat yang terus memberi support sehingga gelar Doktor pun berhasil disandangnya.

“Syukur Alhamdulillah atas limpahan nikmat dan karunia Allah SWT, dan Ini adalah berkat ibunda tercinta, istri, ibu mertua, anak anak dan menantu serta teman teman sejawat di MUI Langkat yang terus memberi support sehingga saya dapat mengikuti wisuda ini,” ucap Pak Is dengan penuh rasa haru.

Lebih lanjut Sekretaris MUI Langkat tersebut menyampaikan sekelumit perjalanan dan perjuangannya dalam menempuh kehidupan, walaupun jalan yang ditempuh untuk meraihnya sangat panjang dan berliku, mulai Sekolah Dasar sudah menjadi anak yatim dan harus menanam singkong di lahan yang dipinjamkan bapak kos saat bersekolah di PGAN Tanjung Pura.

Dan harus mengayuh sepeda sejauh 2 Km lebih saat berkuliah di IAIN pulang dan pergi ke kampus, dirinya juga menjadi marbot Musolla dari awal masuk sampai menyelesaikan perkuliahan, karena tidak ada dana untuk biaya membayar kamar kos, listrik dan air.

Memasuki waktu sore sampai dengan malam hari, dirinya mengajar mengaji dari rumah ke rumah di seputaran kota Medan, itu semua dilakukan sebagai perjuangan yang sangat berat demi mengejar cita cita.

Ishaq yang didampingi istri, ibu mertua, dan dua anak gadisnya serta menantu (yang ketiganya saat ini sedang menyelesaikan pendidikan magisternya di UNPRI dan UINSU) mengatakan sebenarnya saat kecil tidak pernah bercita cita meraih atau menjadi Doktor, karena anak ke 6 dari 9 bersaudara ini, dari umur 3 tahun sudah menjadi Yatim.

Sementara ibu hanyalah sebatas ibu rumah tangga yang hanya bertahan hidup dengan menjajakan kue untuk dititipkan di warung kopi setiap hari, apalagi bercita cita menjadi Sekretaris Umum MUI, namun berkah Rahmat Allah dan perjuangan ibunda semua dapat tercapai didasari perjuangan gigih dan keikhlasan, pungkasnya.

Disamping jabatan Sekretaris MUI Kabupaten Langkat, Dr. Ishaq Ibrahim, MA juga diamanahkan menjabat Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Utara. (wahyudie)

 

Related Articles

Back to top button