Buka Mata

Lihat Kualitas Sekolah, SMPN 23 Medan Gelar ANBK

MEDAN, metro 24jam.news- Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2023 di SMP Negeri 23 Jalan Raya Menteng Ujung Medan berlangsung tertib dan lancar.

Kepala UPT SMP Negeri 23 Medan Dra Sarifah Hanum Sipahutar MPd kepada media, Senin (18/9/2023) menjelaskan, ANBK dilaksanakan selama dua hari diikuti 45 peserta didik dan 5 orang cadangan telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek.

“Asesmen meliputi literasi, numerasi dan survei lingkungan belajar di SMPN 23 Medan. Peserta didik yang mengikuti ANBK ini langsung dari Kemendikbudristek, bukan dari kita secara acak tanpa ada perbedaan yang pintar atau yang bodoh,” katanya.

Sarifah mengatakan, tujuan diadakannya asesmen ini untuk melihat kualitas sebuah sekolah.

“Bagaimana kualitas pendidikan di sekolah itu adalah jawaban dari anak-anak kita tadi. Jadi untuk kemampuan siswa sanggup untuk literasi melihat kualitas sebuah sekolah,” jelasnya.

Hasil ANBK akan ditentukan dengan rapor pendidikan menyangkut mutu dan pemetaan.

“Mungkin di sekolah kita ada rapor merah kategori C atau D yang harus ditingkatkan dan diperbaiki. Tahun lalu, rapor pendidikan SMPN 23 baik,” tambah Sarifah mantan Kepala SMPN 4 Medan ini.

Kedepannya dari hasil rapor pendidikan akan diketahui mengenai kegiatan-kegiatan yang sudah ditingkatkan mengenai pemberdayaan guru seperti cara guru mengajar.

Pengembangan SDM guru-guru dan kinerja kepala sekolah yang telah diperbuat di sekolahnya termasuk penilaian guru juga akan dievaluasi.

Lanjut Sarifah, Ujian Nasional (UN) terkesan menimbulkan rasa ketakutan siswa, namun ANBK siswa lebih santai karena bukan menentukan kelulusan.

“Tapi bagaimana kita harus bisa memperbaiki kedepannya rapor pendidikan merah tadi. Penilaian terhadap sarana prasarana, hasil pembelajaran dan survei lingkungan belajar. Bagaimana keadaan di sekolah itu, sehingga anak didik supaya tidak mengada-ada dan bersikap jujur,” katanya.

Sarifah mengatakan, saat ini memiliki 888 siswa dengan 53 PNS dan 10 guru honor ditambah 2 PPPK sudah cukup untuk mendidik siswanya di sekolah itu.

Dia berharap, hasil ANBK di rapor pendidikan yang keluar hasilnya nanti akan akan tetap baik.

“Jika telah keluar hasil asesmen maka kita akan  berkoordinasi dengan para guru dan komite sekolah dimana kelemahan guru mengajar untuk dapat memperbaikinya. Saya akan berkolabolasi dengan semua pihak di sekolahnya untuk memperbaiki kelemahan di sekolah kita,” katanya. (evi)

 

Related Articles

Back to top button