Pasang Telinga

Pangsa SMA 13 Sukses, Kacabdis Wil I: Kenali Potensi Diri Bakal Sukses di Masa Depan

MEDAN, metro24jam.news- SMA Negeri 13 Medan “Pagelaran Seni dan Sastra (Pangsa)” semantilas luar biasa. Seluruh kreasi seni, tarian, nyanyian, puisi, drama musikal, semua ditampilkan anak anak SMA Negeri 13 dengan sangat apik dan ciamik.

“Hari ini, memang benar- benar milik kalian. Pentas seni adalah kegiatan yang paling kalian tunggu setiap tahun. Ayo tampilkan bakat seni kalian. Ini tempatnya. Saya rasa apa yang kalian tampilkan di pentas ini tak kalah dengan sekolah lain,” kata Kepala Sekolah SMA 13 Medan Fauziah Hasibuan M.Si di hadapan ribuan siswanya pada pagelaran pentas seni 2023 berjudul pangsa Wonderland of Semantilas” di halaman SMA 13 Jalan Zein Hamid, Sabtu (22/7).

Karena merupakan hari yang spesial. Dia juga mengapresiasi tampilan guru guru SMA 13 hari itu yang nampak cantik dan berbeda. “Jika setiap hari kita seperti ini ( tampilan) tak kuat juga ya,” ujarnya sambil tersenyum .

Apa yang dimaksud kan Fauziah hari itu memang berbeda dengan hari biasa. Guru guru tampak cantik dan menawan. Guru perempuan cantik dengan kebaya berwarna warni. Sedangkan bagi guru laki laki dengan jasnya.

“Keknya berat di ongkos ya Bu… Kita harus ke salon dulu atau berdandan agak lebih lama hari ini agar tampak lebih cantik yang beda jauh dengan artis artis itu. Tapi kita tak bisa setiap hari pulak seperti ini ya Bu….berat,” ujar Fauziah masih dengan senyuman menawannya. Dia pun tampil sangat cantik hari itu dengan baju kurung berwarna dipadu dengan rok panjang berbahan ulos berwarna hitam.

Tamu yang hadir juga sangat istimewa ada Lurah Titi Kuning, pihak Babinsa dan kepolisian, Ketua Komite Zulkarnain dan sekretarisnya Selamat Siahaan dan Kacabdis Pendidikan Wilayah I August Sinaga, S.Pd, STT, MAP.

Tamu istimewa ini pada dasarnya mengapresiasi pensi SMA 13. Lurah berpesan jauhi narkoba dan geng motor. Dia bangga, sejak jadi lurah dia tak pernah mendapati anak anak SMA 13 terlibat kriminal.

Sementara Kacabdis Pendidikan Wil I August Sinaga yang juga didaulat membuka dan meresmikan pangsa SMA 13 juga mengapresiasi panitia yang telah memberikan waktu dan tempat bagi siswa SMA 13 mengaktualisasikan potensi minat dan bakatnya.

August mengatakan, pendidikan tak hanya menggali kecerdasan akademik, tapi juga harus menggali potensi minat dan bakat atau hobi.

“Kedua bentuk kecerdasan ini harus balensing atau seimbang maka dibuatlah kegiatan intra kurikuler, ko kulikuler dan ektra kulikuler. Data yang saya dapat membuktikan jika begal, geng motor pelakunya kebanyakan pelajar.Ini tentu sangat meresahkan. Apa seperti ini potret gambaran “Generasi jeck 2045” itu.

Seorang ahli filsafat menyebutkan setiap zaman ada orangnya,setiap orang ada waktunya. Zaman siapa ini ? Ini yang disebut Generasi jeck. Kalianlah yang dipersiapkan jadi generasi 2045 nanti. Bayangkan kesuksesan seperti apa yang akan kalian rasakan di saat berusia 30 – 40 nanti. Andalah orang-orang hebat dan andalah orang-orang sukses di republik ini.

Maka tantangan abad 21, revolusi industri, 4.0 sangat luar biasa. Teknologi digital bagian yang tak terpisahkan bagi Generasi Jeck. “Tapi ingat teknologi juga akan menjadi penghalang impianmu. Karena apa? Karena kami tidak cerdas.Karena kamu tak mempunyai karakter untuk memanfaatkan teknologi tersebut,” ujar August mengingat siswa SMA 13 Medan .

“Karena kamu gampang dihasut. Secara psikologis kamu itu masih labil mudah dipengaruhi orang, maka terjadilah kenakalan yang meresahkan saat ini, begal, geng motor.Semua itu karena apa, pertama karena kamu belum menemukan jati dirimu yang sebenarnya. Kamu masih dalam proses perkembangan, jadi gampang diprovokasi orang orang tertentu.

Kedua hati hati menggunakan media sosial hari ini. Karena kejahatan masuk dari media sosial. Jadi saya ingatkan, 3 tahun adalah masa yang singkat. Mau kemana kalian setelah SMA? Jawabannya hanya 3 melanjutkan studi, bekerja atau menjadi enterpreneur (pengusaha). Kalau kawin tak boleh karena hanya akan menjadi beban saja,” ujar August saat mendengar jawaban siswa.

“Tetapkan pilihanmu. Potensi akademik, minat bakat itulah yang perlu diasah dan digali. Saya setuju dengan apa yang dilakukan satuan pendidikan SMA 13 dengan menyelenggarakan pangsa mulai ajaran baru. Hal ini dapat merangsang motivasi sekaligus menggali minat dan bakat peserta didik. Dengan menggali potensi diri seperti ini dia akan tahu potensi akademik dan potensi minat dan bakatnya. Sehingga dia akan tau siapa dirinya dan mau kemana ,” kata August.

August mengingatkan, pendidikan bukan semata mata nilai. Pendidikan juga harus mampu membentuk generasi cerdas dan berkarakter. Dia mengambil contoh anak anak yang lulus ITB, UI dan Brawijaya karena ikut bimbel.

Tapi, mampukah dia menghadapi kehidupan di ITB tersebut tanpa adanya sentuhan, bimbingan dan arahan seperti yang didapat di sekolah formal. “Itulah bedanya pendidikan formal dan non formal.Bimbel melatih anak anak menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat sesuai passing grade perguruan tinggi.Tapi apakah di bimbel menyentuh hati nurani dan karakter, tentu tidak.

Untuk itu, yok para guru dan komite, kita bantu SMA 13 ini menghasilkan tamatan yang berdaya saing dan memiliki kepribadian yang tangguh,” tegas August .

Kepada siswa SMA 13, August berpesan galilah potensi diri dan kecerdasan karena itu akan menentukan siapa dirimu 20 tahun yang akan datang. (Evi/Jas)

Related Articles

Back to top button