Beranda News Buka Mata Lahan Tebu PTPN2 HGU Sei Semayang Digarap, Warga Ancam Petugas Pakai Clurit

Lahan Tebu PTPN2 HGU Sei Semayang Digarap, Warga Ancam Petugas Pakai Clurit

295
0
Lahan kebun tebu milik PTPN2 ditanami pohon pisang oleh warga penggarap.

DELI SERDANG, Metro24jam.news – Seratusan warga penggarap dengan bendera Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) menyerobot lahan HGU 92 PTPN 2 Kebun Sei Semayang, Minggu (12/2/23).

Kelompok yang dipimpin oknum “D” langsung menanami pohon pisang di areal Blok Tebu DP 4 yang baru saja dipanen.

Petugas pengamanan kebun, Papam dari Distrik Tanaman Semusim, Bapam, BKO dan Security yang berjumlah 40 an orang langsung melakukan pelarangan dan pencegahan.

Aksi penyerobotan ditenggarai sudah direncanakan oleh kelompok penggarap yang menamakan diri STMB. Mereka bergerak serentak dalam waktu bersamaan ke areal HGU yang baru saja dipanen.

Dengan membawa berbagai jenis alat pertanian dan bibit pisang yang siap tanam langsung membuat batas-batas areal garapan dengan pohon pisang. Mereka sama sekali tidak menggubris himbauan petugas pengamanan kebun yang mencoba meminta mereka keluar dari areal HGU yang masih dalam perawatan untuk penanaman berikutnya.

Bahkan ada diantara penggarap yang membawa clurit dan parang serta mengacung- acungkannya kepada petugas pengamanan kebun yang ada di lokasi.

Tidak ingin terlibat bentrok fisik satuan petugas keamanan kebun memilih mundur dan hanya memantau tindakan penyerobotan yang dilakukan ratusan penggarap ini.

PTPN 2 mengecam keras aksi penyerobotan yang dilakukan pada Minggu sore tersebut. Menurut Kasubag Humas PTPN 2 Rahmat Kurniawan, pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap areal tebu yang dirusak para penggarap untuk menghitung kerugian yang diderita PTPN 2 Kebun Sei Semayang.

Dari hasil pendataan ini nantinya, termasuk mengidentifikasi oknum-oknum yang ada di belakang para penggarap.

“PTPN 2 akan segera membuat laporan ke Polres Deli Serdang dan Polda Sumatera Utara. Lahan itu merupakan HGU aktif. Kita mengecam keras dan meminta Polres dan Polda Sumut meringkus oknum-oknum penggerak penyerobotan ini. Ini jelas-jelas tindakan pidana yang tidak bisa ditolerir,” ujar Rahmat Kurniawan. (Hendra Sembiring)