Buka Mata

Tak Perduli Hujan dan Malam Hari, Dinas PUPR Sergai Kebut Pengaspalan Jalan Desa Kesatuan

SERGAI, Metro24jam.news – Mendekati akhir tahun Dinas PUPR Sergai melalui Bidang Bina Marga tampaknya terus mengkebut pengerjaan pengaspalan yang sudah ditentukan lokasinya. Hal itu terlihat dalam mengerjakan pengaspalan hotmix didesa kesatuan meski kondisi jalan basah akibat diguyur hujan, Dinas PUPR melalui rekanannya CV. Khayra Permata tetap bersikukuh untuk melakukan Pengaspalan, Selasa (27/12/2022) Malam sekitar pukul 23.30 WIB.

“Iya bang, tadi malam baru di aspal jalan ini meski kondisi hujan,” kata salah seorang warga sekitar yang berinisial AN saat ditemui dilokasi Jalan Manggis Dusun III Desa Kesatuan Kecamatan Perbaungan, rabu (28/12/2022).

“Sebelumnya mereka bang, mengaspal di jalan tanah merah Desa Kesatuan juga baru tadi malam sekitar Jam 23.30 WIB dilanjutkan dijalan ini,” tambahnya.

Warga pun bertanya tanya Pengerjaan Pengaspalan ini,” tampaknya kok terburu buru kali ya bang pengerjaannya, masih dalam kondisi hujan dan malam hari dikerjakan pengaspalannya, apa bagus nanti hasilnya bang,” ungkap seorang warga sekitar lainnya yang namanya enggan disebutkan.

Terpisah, menanggapi hal tersebut Ketua Forum Wartawan Lokal Serdang Bedagai (Forwan Sergai) Prayuka Uganda S.E mengatakan Pekerjaan pengaspalan yang dilakukan ketika kondisi jalan masih dalam keadaan basah karena hujan akan sangat berpengaruh pada konstruksi. Dengan kata lain, hasil pengaspalan tidak akan bisa maksimal karena daya rekat lapis aspal beton di bawahnya terlalu basah setelah diguyur hujan.

Akibatnya aspal akan mudah terkelupas dan pecah dalam waktu tidak terlalu lama, atau paling tidak setelah dilalui kendaraan bermuatan berat.

“Menurut saya, pengaspalan yang dilakukan oleh pihak rekanan tanpa mengikuti pedoman dan prosedur yang tertuang dalam baku mutu teknis pelaksanaan, saat pengerjaan Job Mix Formula (JMF) di lapangan,” ungkapnya.

Dirinya mengaku miris, rekanan selaku pelaksana pekerjaan pengaspalan jalan terkesan tak mengacuhkan kondisi hujan ketika pelaksanaan proyek tersebut.

“Entah karena perintah ataupun tidak, atau kurangnya pengawasan dari instasi terkait sehingga pengaspalan jalan basah itu tetap dikerjakan,” ujarnya.

“Kedepannya, Yuka sapaan akrabnya berharap agar perbaikan seperti pengaspalan jalan diawasi dengan baik oleh instansi terkait, dan tidak dilakukan ketika jalan masih dalam keadaan basah karena telah diguyur hujan apalagi dalam keadaan dimalam hari, sebab nanti hasilnya bisa tidak maksimal, percuma saja itu namanya cuma ngabis ngabisin uang Negara,” pesannya.

Sementara, Kadis PUPR Sergai melalui Kabid Bina Marga Kabupaten Sergai yang akrab disapa Baba saat dikomfirmasi melalui pesan WhatsApp nya terkait hal tersebut malah minta foto kayak kehabisan bahan. “Siap bg, boleh minta foto kondisi dilapangan bg,” tulisnya saat dikonfirmasi kru media ini.

Sedangkan, Pejabat Pelaksana Teksi Kegiatan (PPTK) Kecamatan Perbaungan Dinas PUPR Sergai yang akrab disapa Tri mengatakan Pengaspalan Hotmix jalan dalam keadaan basah usai turun hujan boleh saja dilakukan asal jangan becek. ” Kalo lahan tidak becek gak papa bang,” jawabnya.

Perlu diketahui, Proyek Peningkatan Ruas Jalan Kesatuan – Batas kecamatan Pantai Cermin – Kecamatan Perbaungan Dinas PUPR Sergai, Bersumber dari Dana P-APBD kabupaten Sergai tahun 2022 dengan Nilai Kontrak Rp.1.136.560.000.00,- volume tidak disebutkan yang dikerjakan oleh rekanan CV.KHAYRA PERMATA.(*).

Penulis : M.Siddik

Related Articles

Back to top button