Beranda News Hukum & Kriminal Terkait Dugaan Pengancaman, Polres Sergai Periksa 4 Saksi

Terkait Dugaan Pengancaman, Polres Sergai Periksa 4 Saksi

256
0
Foto: Empat orang saksi wartawan yang diminta keterangan di Polres Sergai (24jam.news/Bambang Sujatmiko)

Metro24jam.news, SERGAI – Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) memeriksa empat orang saksi terkait pengancaman yang diduga dilakukan oleh Kadis Pendidikan Sergai Suwanto Nasution, Selasa (8/11/22).

Mereka adalah Lambok Simbolon (gosiar), Anugerah Riza Nasution (Tribun Medan ), Rizky Rayanda (Waspada.co.id) dan Bambang Sujatmiko (metro 24jam.news).

Sebelumnya, Jhonni Sitompul wartawan Medan Bisnis membuat laporan ke Polres Sergai karena menerima ancaman dari Kadis Pendidikan Sergai Suwanto Nasution melalui telepon pada saat melakukan konfirmasi pada hari Rabu 19 Oktober 2022.

Lambok Simbolon ketika dikonfirmasi Selasa (8/11/2022) membenarkan dirinya diperiksa sebagai saksi dalam perkara pengancaman yang dilakukan Kadis Pendidikan Sergai Suwanto Nasution kepada korban Jhonni Sitompul.

Menurut Lambok Simbolon, ada beberapa pertanyaan penyidik yang dilontarkan kepadanya. “Pertanyaannya banyak lah, lupa berapa, tapi seputar keterangan terkait kejadian tersebut, kemudian apa dampaknya terhadap Jhonni Sitompul,” ujar Lambok Simbolon.

Kapolres Sergai AKBP Ali Machfud ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (8/11/2022) malam terkait pemeriksaan saksi ini belum membalas.

Tindaklanjut proses hukum ini sekaligus membantah bahwa Kadis Pendidikan Sergai Suwanto Nasution sudah pernah minta maaf kepada Jhonni Sitompul sebagaimana yang dilansir oleh beberapa media online beberapa waktu lalu.

Jhonni Sitompul ketika dikonfirmasi Rabu (9/11/22) malam juga membantah jika Kadis Pendidikan Sergai Suwanto Nasution sudah pernah minta maaf kepadanya. “Belum ada itu sampai sekarang,”ucap Jhonni Sitompul melalui telepon selulernya.

Seperti pemberitaan sebelumnya bahwa korban Jhonni Sitompul sempat diancam oleh Kadis Pendidikan Sergai Suwanto Nasution melalui telepon dengan mengatakan: “Yang mana yang patah tulang, bisa tunjukkan, nanti kalau nggak patah tulang, tulang kau yang kupatah kan mau.”

Pengancaman ini terjadi saat Jhoni bersama beberapa wartawan termasuk keempat saksi dan awak media ini melakukan peliputan atas robohnya dinding bekas kamar mandi SD 104301 Pasar Senin Desa Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah pada Rabu (19/10/2022). Kala itu tiga siswanya tertimpa dan satu diantaranya diduga mengalami patah tulang pada bagian punggungnya.

Atas kejadian itu, Jhonni Sitompul mewakili wartawan lainya melakukan konfirmasi kepada Suwanto Nasution, namun saat dikonfirmasi Kadis Pendidikan Sergai ini merasa tidak senang dan kemudian mengancam korban melalui telepon. (Bambang Sujatmiko)