Beranda News Hukum & Kriminal Ajudan dan Fotografer Bupati Serdang Bedagai Adu Jotos

Ajudan dan Fotografer Bupati Serdang Bedagai Adu Jotos

364
0
Foto: Abrar Viodelf, ajudan Bupati Serdang Bedagai ( ist)

Metro24jam.news, SERGAI: Abrar Viodelf, ajudan Bupati Serdang Bedagai diduga menjadi korban pemukulan oleh seorang tenaga honorer (fotografer kegiatan bupati), Adil Situmorang.

Pemukulan terjadi saat acara undangan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Serdang Bedagai (Evaluasi Desa Pelaksanan Hatinya PKK tahun 2022) provinsi Sumatera Utara, di Desa Tanjung Putus, Kecamatan Pegajahan, Rabu (2/10/22).

Menurut Abrar ASN di Bagian Protokol saat di konfirmasi mengatakan, “Saya hanya seloroh menyenggol Adil Situmorang, yang bekerja sebagai tenaga honor di bagian umum, namun entah kenapa langsung memukuli aku secara bertubi-tubi tanpa memberi kesempatan menjelaskan, sehingga aku mengalami luka di belakang kuping, bahkan dipukul menggunakan kamera,” ujar Abrar.

Kejadian ini sempat di lihat Kapolsek Perbaungan AKP Manto Pandiangan dan sempat melerainya. “Saya tak tahu persis, tapi sudah ditangani Satpol PP,” ujar Kapolsek saat dihubungi. Bahkan, akibat adu jotos ini, Bupati Darma Wijaya sempat keluar dari ruangan acara untuk melihat kejadian yang memalukan itu.

Di tempat terpisah seorang warga yang namanya tidak mau disebut mengatakan, “Adil memang sombong bang, saat aku ambil foto dilarangnya dengan nada tinggi jangan foto-foto katanya.”

Kabag Umum Kabupaten Serdang Bedagai Rico Ebtian saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler mengatakan, “Ada dengar kegaduhan itu tetapi gak tahu jalan ceritanya.”

Atas insiden ini, sang ajudan mengalami luka di bagian telinga dan langsung menjalani perobatan.

Terpisah, Adil Situmorang saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, “Ada ucapan Abrar yang kurang baik terhadap tim kita yang perempuan, dirinya sempat ingatkan bahwa gak baik ngomong gitu sama perempuan dan tiba-tiba dia langsung pukul duluan.”

“Bang, dia mukul duluan dengan kedua tangannya. Bukan mukul seloro (atau bercanda) itu. Dia datang, habis itu dia dengan nada lantang mengucapkan “apa-apa” sambil menantang. Tapi sempat ku jelaskan, gak baik ngomong gitu sama perempuan, karena ada omongan tidak baik dia sama perempuan (tim media atas nama Nuri). Kau gak boleh gitu ngomong sama perempuan, terus dia tak terima dan langsung mukul dada ku,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Bupati Sergai H Darma Wijaya, Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Sergai, Forkopincam Pegajahan, beberapa Kepala Desa dan tamu undangan lainnya. (Bambang Sujatmiko)

Editor: Janopa Sihotang