Beranda Peristiwa Disketapang Dan Pertanian Uji Coba Alat Pengering Jagung

Disketapang Dan Pertanian Uji Coba Alat Pengering Jagung

391
0
Foto: Mendemonstrasikan uji coba Bed Dryer atapun Pengering Yagung yang digelar Disketapang dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat. (24jam.news/Lastro Banurea)

Metro24jam.news, PAKPAK BHARAT – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Disketapang Dan Pertanian) Kabupaten Pakpak Bharat hari ini, Jumat (28/10/2022), mendemonstrasikan bed dryer atau alat pengering jagung.

Kegiatan yang berlangsung dihalaman Kantor Disketapang Dan pertanian, Sindeka ini, diikuti penerima bantuan mesin pengering jagung bed dryer, wartawan, teknisi dari penyedia mesin pengering jagung, dari pihak dinas pertanian, serta undangan lainnya.

Selain memberikan pelatihan untuk mengoprasikan bed dryer, sekaligus memastikan bed dryer yang dipulangkan Kelompok Penerima ke dinas pertanian ada 2 (Dua) unit tersebut, berfungsi atau tidak.

Tampak dalam mendemonstrasikan Bed Dryer itu, teknisi langsung melakukan uji coba ataupun mempraktekkan cara mengeringkan jagung dengan Bed Dryer yang dipulangkan kelompok penerima ke Dinas pertanian beberapa hari sebelumnya.

Kabid Ketahanan Pangan Disketapang dan Pertanian, Dumarita Purba saat dikonfirmasi media ini diteras kantor Disketapang dan Pertanian, menyampaikan kegiatan yang dilakukan ini merupakan mendemonstrasikan alat pengering jagung bed dryer.

Menurutnya, adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini, seperti penerima alat Bed Dryer diantaranya dari kelompok dari Kecamatan Sttu Jehe, Siempat Rube serta dari Sukarame namun diwakili oleh penyuluh.

Ditanya soal pelaksanaan kegiatan ini dilakukan, Dumarita mengatakan adanya mendengar informasi bahwa alat ini tidak berfungsi, sehingga pihaknya langsung mengelar dengan cara mendemonstrasikan alat Bed Dryer ataupun pengering jagung ini.

“Kalau Kemarin yang datang waktu mengembalikan, mungkin sama-samanya kita lihat di youtube-kan, tidak berfungsi katanya nya. Tapi tadi disangkalnya, Jadi aku gak bisa lagi jawab itu. Tadi ada penyangkalan didalam. Sebenarnya kurang efektifnya kata orang itu,” ungkap Dumarita Purba.

Adapun hasil uji coba mengeringkan jagung sebanyak 500 Kg dengan kadar air awal 32,4%, bisa turun menjadi 17%. Dengan waktu pengeringan selama 10 Jam dan memakai Gas Elpiji 4,5 Tabung (Empat Setengah Tabung) atau 12,5 Kg. (Lastro Banurea)