Beranda Peristiwa 3 Murid SD di Kabupaten Sergai Tertimpa Runtuhan Tembok Bekas Kamar Mandi

3 Murid SD di Kabupaten Sergai Tertimpa Runtuhan Tembok Bekas Kamar Mandi

319
0
Foto: Tembok kamar mandi yang roboh menimpa tiga murid kelas V. (24jam.news/Bambang Sujatmiko)

Metro24jam.news, SERGAI – Peristiwa ini terjadi SDN 104301, Dusun II Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada Rabu (19/10/22) sekitar pukul 8.00 Wib.

Sri Harsini, Kepala Sekolah SDN 104301 mengungkapkan, murid yang tertimpa runtuhan batu tersebut semuanya kelas V. Mereka adalah: Bah (10). Bah mengalami luka lecet di kening, tangan, perut dan paha. AL (10) mengalami punggung dan kaki lecet serta tulang punggung bergeser. Dan terakhir, Fir (10) hanya tergores sedikit tanpa luka, karena sempat lari menghindar.

Sri Harsini mengatakan murid yang terluka dudah ditangani dan diobati. “Yang tulang punggungnya bergeser sudah kami bawa ketempat wak Aloh, tukang kusuk di Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu dan rencananya beberapa hari kedepannya akan kami lakukan kontrol berobat kembali,” lanjutnya.

Sri Handayani orang tua dari Bahrun ketika ditemui media ini di kediamannya mengaku was-was dan panik. Dia mengatakan sangat terkejut ketika mendengar anaknya tertimpa batu runtuhan tembok bekas kamar mandi.

“Begitu dikabari saya langsung bergegas menuju sekolah, karena sudah dilarikan berobat di rumah bidan, saya pun menuju kesana. Selanjutnya dibawah kusuk di Bogak Besar tempat wak Aluh,” lanjutnya.

Kepada Sri Handayani, dukun patah wak Aluh mengatakan tulang bagian punggung Bah hanya bergeser. “Nanti hari Minggu bawa lagi untuk kusuk,” ujarnya menirukan ucapan dukun patah tempat anaknya berobat.

Atas peristiwa ini Sri Handayani berharap, pihak sekolah bertanggung jawab untuk membawa anaknya foto ronsen ke rumah sakit dan memfasilitasi segala biaya perobatan anaknya sampai sembuh seperti sedia kala sehingga dapat kembali bersekolah.

“Saya kan takut ada apa apa tulang punggung anak saya karena tulangnya masih muda kan.
Oleh karena itu kami keluarga minta kepada pihak sekolah agar difoto ronsen biar tau keadaan posisi tulang punggung anak saya. Kami ambil sisi baiknya aja, yang penting anak kami diobati sampai sembuh sediakala, agar tidak ketinggalan mata pelajaran karena anak kami sudah kelas V SD,” imbuhnya.

Terjadi Usai Senam

Kepsek SDN 104301 Sri Harsini kepada Metro24jam.news menjelaskan, awalnya mereka (murid murid sekolah) melakukan senam karena murid kelas V pagi itu dimulai dengan mata pelajaran olahraga. Selesai senam para siswa akan memulai aktivitas belajar.

Pada saat itu ketiga siswa itu hendak menuju, kamar mandi untuk bertukar seragam olahraga,
namun sebelum sampai di kamar mandi, tiba-tiba tembok beton bekas kamar mandi yang dibiarkan tetap berdiri, tiba-tiba tumbang dan menimpa ketiga murid siswa kelas V itu. (Bambang Sujatmiko)