Beranda Peristiwa Ratusan Kasek SDN “Dipaksa” Belanja Buku, Kadis Pendidikan Deli Serdang Didemo Mahasiswa

Ratusan Kasek SDN “Dipaksa” Belanja Buku, Kadis Pendidikan Deli Serdang Didemo Mahasiswa

297
0
Foto: Unjuk rasa mahasiswa di kantor Dinas Pendidikan Deli Serdang. (ist)

Metro24jam.news. DELI SERDANG – Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Islam Nusantara (AMIN), Kesatuan Mahasiswa Islam (KMI), Forum Mahasiswa Penegak Kebenaran dan Keadilan (FORMA PENKK) dan Khobar Peduli Umat (KPU) Sumatera Utara, berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Rabu (28/9/22) siang.

Selain membawa pengeras suara, mereka juga membawa poster bertuliskan,”Program Siflah tidak Mencegah Korupsi, Periksa Kadis Pendidikan Deli Serdang Diduga Melakukan Indikasi Kolusi terhadap Kepala SDN, Mendukung Kejari Deli Serdang dalam Memberantas Tindak Pidana, Minta Bupati Deli Serdang Evaluasi Kadis Pendidikan.”

Disebutkan para mahasiswa bahwa berdasarkan informasi yang mereka terima Kadis Pendidikan yang baru dilantik 9 bulan itu diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang jabatan dan kekuasan. Sehingga berakibat merusak cintra pendidikan.

“Kadis mengarahkan koordinator 6 kecamatan SD Negeri berjumlah 247 kepala sekolah yang ada di Kabupaten Deli Serdang bertemu di Hotel Emerald Garden Jalan Putri Hijau Medan pada tanggal 1 Maret 2022 silam dalam hal pembelanjaan buku yang telah ditetapkan dan ditunjuk oleh Kadis Pendidikan,” bilang mahasiswa.

Karenanya, mahasiswa meminta Bupati Deli Serdang untuk mencopot dan menindak tegas Kadis Pendidikan yang baru menjabat 9 bulan tersebut karena telah menyalahgunakan kekuasaan yang berakibat persoalan hukum dan mencoreng visi misi Kabupaten Deli Serdang Membangun.

“Kami mendesak Kejatisu memeriksa Kadis Pendidikan Deli Serdang yang diduga melakukan indikasi tindak pidana korupsi dan kolusi terhadap kepala SD Negeri yang ada di Kabupaten Deli Serdang,” ujar pengunjuk rasa.

Aksi mahasiswa yang berkantor di Jalan Sido Mulyo Pasar IX Tembung tersebut mendapat pengawalan ketat dari petugas Polsek Lubuk Pakam Jajaran Polresta Deli Serdang.

Kedatangan para mahasiswa yang tidak mendapat tanggapan dari Dinas Pendidikan kemudian membubarkan diri naik sepeda motor mereka masing-masing.

“Dua hari sebelum aksi, kami sudah melayangkan surat pemberitahuan ke dinas, tapi tetap saja mereka tidak mau menerima kami,” teriak salah seorang mahasiswa geram. (Hendra)