Peristiwa

Kapolsek Berandan Bantu Korban Kebakaran Jemaah Pengajian Matfa’i di Langkat

Metro24jamnews. com, LANGKAT – Kapolsek Pangkalan Berandan AKP Bram Candra, memberikan bantuan sosial kepada korban kebakaran yang melanda di lokasi rumah jemaah pengajian Matfa’i (Majelis Taklim Fardhu A’in – Indonesia), Selasa (30/8/2022) siang.

Kasubag Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno menjelaskan, bantuan sosial yang diberikan berupa bahan makanan pokok seperti beras sebanyak sepuluh goni, mie Instan 5 Kotak dan telur 5 papan.

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Kapolsek Pangkalan Berandan AKP Bram Chandra didampingi beberapa personel melalui pimpinan pengajian Matfa’i Tuan Imam Hanaf.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Pangkalan Berandan AKP Bram Chandra menyampaikan rasa prihatin dan turut berduka cita atas musibah kebakaran yang melanda pemukiman pondok pengajian tersebut, seraya mengajak seluruh korban agar senantiasa bersabar dan ikhlas dengan apa yang sedang dialami, dan jangan berlarut dalam kesedihan.

” Saya turut prihatin dan berduka cita atas musibah yang dilami, tentunya siapa pun tidak ingin dan tidak mau mengalami musibah seperti ini, namun hendaknya kita dapat bersabar dan ikhlas menjalaninya, dan kita harus bangkit jangan berlarut dalam kesedihan, ucap AKP Bram Chandra.

Seusai memberikan bantuan sosial tersebut Kapolsek Pangkalan Berandan AKP Bram Candra bersama dengan Dan Ramil 13 Pangkalan Berandan Kapten Inf. Sudirman, didampingi pimpinan pengajian Matfa’i Tuan Imam Hanafi meninjau puing lokasi kebakaran.

Sekitar 33 rumah rata dengan tanah akibat musibah kebakaran yang melanda lokasi Pondok Pengajian Matfa’i di Dusun Darusalam Desa Telaga Said Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat, yang terjadi pada hari Senin (29/8/22) lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek (korsleting) dan kondisi dinding bangunan rumah terbuat dari bahan tepas bambu serta atap pondok terbuat dari daun nifah sehingga api dengan cepat menyambar dan meluluh lantak 3 Blok pada pondok tersebut.

Ketika peristiwa kebakaran berlangsung tidak sempat dilakukan pemadaman oleh petugas Damkar, hanya dilakukan pemadaman secara manual dengan menyiramkan air seadanya oleh jamaah pengajian, beruntung dalam peristiwa kebakaran tidak ada korban jiwa.*

Penulis: Yudhie, Editor: Yudhie

Related Articles

Back to top button