Beranda News Buka Mata Tower di Kelurahan Rengas Pulau Medan Marelan Diduga Tak Miliki Izin

Tower di Kelurahan Rengas Pulau Medan Marelan Diduga Tak Miliki Izin

573
0
Tower di Jalan Inspeksi, Lingkungan 34, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. (foto: 24jamnews.com/faqih)

Metro24jamnews.com, MEDAN MARELAN – Pembangunan menara tower di Jalan Inspeksi Lingkungan 34, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan diduga tidak miliki izin alias bangunan siluman.

Pasalnya, bangunan yang sedang dikerjakan diduga belum memiliki izin dari Kelurahan maupun Kecamatan dan belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB),namun pembangunan tersebut sudah berjalan mulus.

Hal ini akhirnya dikabarkan menjadi polemik di tengah tengah masyarakat yang berada di Lingkungan 34 tersebut.

Sebagaimana keluhan warga yang enggan namanya diberitakan menyebut bahwa, sejatinya ada sebahagian warga yang menolak pendirian bangunan Tower tersebut karena ketidakjelasan sosialisasi bahkan indikasi tidak dilengkapinya bangunan dimaksud dengan perizinan semestinya.

“Kami menolak karena takut Tower ini berpengaruh pada kesehatan warga dan kabarnya juga Tower didirikan tanpa IMB. Sosialisasinya juga nggak jelas,” cetusnya Sabtu (27/8/2022).

Warga sekitar bangunan Tower yang hanya berjarak sekitar 10 hingga 20 meter dari tempat tinggalnya tidak pernah tau adanya sosialisasi terlebih dahulu dengan warga terdampak, namun tiba-tiba sudah melakukan pembangunan.

“Mestinya terkait ijin mendirikan tower harus disetujui oleh warga setempat, nah ini belum ada persetujuan sudah langsung didirikan,” tegasnya.

Bahkan dari informasi yang diterima bangunan Tower tersebut tidak memiliki izin hingga kini. “Bagaimana bisa bangunan Tower telekomunikasi itu dibangun terlebih dahulu tanpa ada izin dari Pemerintahan Daerah. Bahkan mayoritas kami warga yang terdampak langsung tidak pernah diminta pendapatnya padahal sangat menyangkut dengan kesehatan dan keselamatan kami,” kata nya yang mengaku warga sekitar.

Pantauan di lokasi proyek pembangunan tersebut tidak ada terlihat papan plank proyek maupun papan plank IMB, dan terlihat juga para pekerja tidak dilengkapi alat pelindung diri kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

“Ini sangat berbahaya masa tower tak berizin di biarkan, apalagi pekerjanya tidak dilengkapi K3 nya. Frekuensi dan radiasi nya sangat besar, sehingga bisa terganggu otak saraf kita. Jangan jangan pihak terkait sudah terima uang,” tambahnya.

Lurah Tidak Tau

Lurah Rengas Pulau Catur Muhammad Sarjono ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya terkait izin pembangunan menara tower tersebut tidak menjawab alias bungkam, terlihat pesan sudah terbaca ceklist biru.

Terpisah, Kasi Trantib Kecamatan Medan Marelan, Mazhar ketika dikonfirmasi terkejut dan tidak tau adanya pembangunan menara tower tersebut.

“Saya baru tau ini, kok berani kali mereka mendirikan tower tidak punya izin, nanti hari Senin (29/8/2022), akan saya cek dulu ya ada atau tidak ijin bangunan tower itu,trima kasih infonya bang,” ujarnya dari seberang telpon.*

Penulis: Faqih, Editor: Faqih