Beranda News Pasang Telinga Pupuk Subsidi Langka di Sergai, Wagirin: Pemerintah… Lihatlah Kesulitan Petani

Pupuk Subsidi Langka di Sergai, Wagirin: Pemerintah… Lihatlah Kesulitan Petani

356
0
Tumpukan 337 ton pupuk Ponska di Gudang Lini III PT Pupuk Indonesia Grub di Desa Firdaus, Kabupaten Sergai. (f: 24jam.news/bambang)

Metro24jam.news – Beberapa bulan belakangan ini, para petani di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi.

“Sulit kita mendapatkan pupuk, apalagi pupuk subsidi,” kata Arizona Purba, petani di Kecamatan Sipispis, Minggu (3/7/22). Arizona mengatakan, karena di Sergai tengah memasuki musim tanam padi, dirinya terpaksa membeli pupuk dari Kabupaten Simalungun dan kota Siantar.

Membeli pupuk dari dua daerah itu, lanjutnya, punya kesulitan tersendiri, yakni karena jaraknya jauh ongkos angkutnya mahal. Jika dihitung-hitung biaya pembelian pupuk subsidi dari Simalungun dan kota Siantar sama dengan biaya beli pupuk non subsisi di Sergai.

Wagirin, petani lainnya mengatakan, biasanya mereka melakukan pemupukan pertama beberapa hari usai penyemaian bibit padi. “Tapi ya begitu tidak semua petani bisa dapat pupuk subsidi. Maka tak jarang petani harus membeli pupuk non subsidi meski harga lebih tinggi. Tapi itu pun kadang susah dapatnya,” katanya lagi.

Arizona Purba dan Wagirin bersama ratusan petani padi lainnya berharap pemerintah merespon keluhan mereka. “Maunya pemerintah itu hadirlah melihat kesulitan petani, seperti kami ini,” imbuh Wagirin.

Menanggapi keluhan petani, Kepala gudang lini III PT Pupuk Indonesia Grub Kabupaten Sergai, Fachruf Afdalah mengungkapkan, ada enam distributor yang mengambil pupuk di dari gudang yaitu, CV Kas, CV BAS, KSU Tujuh Naga Mas, CV Tani Mulia, CV Adel Jaya dan PT Petro Sida Jaya.

“Namun pengambilan mereka sesuai delivery order (DO). Keenam distributor itulah yang kemudian menyalurkan pupuk subsidi ke kios-kios sesuai Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),” katanya.

Menurutnya, keenam distributor itu datang dengan membawa surat Delivery Order (DO). “Kita cek melalui aplikasi, penyerahan pupuk itu pun sesuai dengan DO yang dibutuhkan. Jadi kita hanya mendrop pupuk sesuai DO, dan tugas kita adalah sebagai pelayan distributor yang ada di Sergei,” tambah Fachruf kepada Metro24jam.news, Senin (4/7/22).

Fachruf menjelaskan, hari ini ada sebanyak 337 ton pupuk jenis Ponska yang menumpuk di gudang lini III PT Pupuk Indonesia Grub di Desa Firdaus, Kabupaten Sergai.

“Kalau Phonska banyak namun untuk pupuk seperti ZA dan SP dan organik memang sudah tidak ada sejak tanggal 30 Juli kemarin,” sambung dia.*

Penulis: Bambang
Editor: Janopa Sihotang